PERTAMA KALINYA TNI AD MEMILIKI AHLI FISIOLOGI OLAHRAGA
Letkol Inf Dr. Mulyono, M.Or., AIFO.

By Administrator 30 Jun 2020, 11:22:29 WIB Subdisbinfung
PERTAMA KALINYA TNI AD MEMILIKI AHLI FISIOLOGI OLAHRAGA

Gambar : Letkol Inf Dr. Mulyono, M.Or., AIFO.


Disjasad. Cimahi. Sangat beruntung sebagai seorang Prajurit  Disjasad yang mana dengan keterbatasan waktu bukanlah penghalang bagi prajurit untuk meraih setiap tahapan cita-cita yang diiginkan. Keringat, kerja keras tantangan, cobaan dan doa para rekan prajurit yang tanpa henti merupakan pendukung utama hingga menjadi salah satu yang mendapatkan gelar AIFO.

Letkol Inf Dr. Mulyono, M.Or., AIFO. Anggota Disjasad Tambah Gelar AIFO Tersertifikasi Dan Dilisensi Sebagai Ahli Fisiologi Olahraga Secara Internasional Tahun 2020 dan penambahan gelar tersebut telah direspon  dengan Keputusan Kasad Nomor Kep/423-33/VI/2020 tanggal 2 Juni 2020 tentang penambahan gelar kompetensi profesi dan kesarjanaan. Pamen Dinas Jasmani TNI AD sukses, terakreditasi dan terlisensi secara Internasional sebagai Ahli Fisiologi Olahraga dengan tambahan gelar kompetensi AIFO dari BNSP LSP-AIFO Bandung.

lulus dari BNSP LSP Purwokerto, pada Jumat, 10 Januari 2020. Kemudian penambahan gelar ini juga direspon oleh Angkatan Darat "Perwira menengah TNI AD yang mengikuti program sertifikasi AIFO hanya satu-satubya. Atas nama Letkol Inf Dr. Mulyono, M. Or." kata Kainfolahta Disjasad, Letkol Inf Eko Susanto melalui keterangan pers, Senin (29/VI/2020).

Selain berhasil menyelesaikan workshop sertifikasi AIFO di Universitas Harapan Bangsa Purwokerto tanggal 1 sd 10 Januari 2020. "Dari jumlah 42 siswa peserta workshop dan lisensi AIFO Sport Science, Dia juga merupakan salah satu dari 6 lulusan terbaik. serta mendapatkan gelar tambahan AIFO dan berhak menyandang gelar AIFO. Prof. Dr. A. Purba, dr., M.Sc., AIFO.

Menurut Letkol Inf Dr. Mulyono, M.Or., AIFO. mendapatkan sertifikasi dan lisensi program yang cukup berat, dengan tahapan seleksi yang ketat dan tidak mudah dengan ujian baik secara porto polio maupun ujian kompetensi.

sementara menurut Prof. Dr. A. Purba, dr., M.Sc., AIFO juga dosen F. Kedokteran UNPAD, mendapatkan gelar itu tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena harus diurus pada level Internasional. Menurut Purba, sertifikasi dan lisensi ini dapat digunakan sebagai ijazah penamping untuk mengajar atau bekerja di luar negeri dan mendapatkan gaji level Internasional.

"Sukses yang saya raih ini, tentunya tidak lepas dari dukungan dan bimbingan serta kesempatan yang diberikan pimpinan TNI AD, para komandan, para senior serta seluruh rekan-rekan prajurit Dinas Jasmani TNI AD," ucap Mulyono.

Sertifikasi dan lisensi ini menjadi modal bagi mereka untuk yang ingin bekerja di luar negeri dengan mendapatkan hak-hak sesuai standar internasional. Letkol Inf Eko susanto Kainfolahta Disjasad yang mengutip keterangan mulyono..




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

Write a comment

Ada 2 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment