KEBUTUHAN AKTIFITAS OLAHRAGA DAN MANFAATNYA DALAM TUBUH MANUSIA
KEBUTUHAN AKTIFITAS OLAHRAGA DAN MANFAATNYA DALAM TUBUH MANUSIA

By Administrator 30 Jun 2020, 09:10:56 WIB Subdisjianbang
KEBUTUHAN AKTIFITAS OLAHRAGA DAN MANFAATNYA DALAM TUBUH MANUSIA

Gambar : KEBUTUHAN AKTIFITAS OLAHRAGA DAN MANFAATNYA DALAM TUBUH MANUSIA


KEBUTUHAN AKTIFITAS OLAHRAGA DAN MANFAATNYA DALAM TUBUH MANUSIA

 

Peradaban manusia di Dunia ini, banyak terbelenggu oleh pengaruh perubahan kecanggihan tehnologi yang serba modern. Semua peralatan sudah dibuat sedemikian rupa sehingga begitu mudah untuk difungsikan, bahkan sudah berbentuk seperti Remote Kontrol.  Banyak aktifitas yang tidak perlu, dengan membuang- buang waktu yang sangat berharga dengan bermain game online dan Gaget. Namun perubahan tersebut tidak diimbangi dengan perilaku sadar akan olah gerak yang mampu merangsang seluruh tubuh untuk bersinergi dalam memberikan kekuatan atau sumberdaya secara metabolik sebagai pengaruh dari berfungsinya seluruh sistem alat dan pendukung gerak tubuh secara optimal. Tentunya lebih dikenal dengan apa yang kita sebut dan tidak lazim lagi adalah Olahraga. Dilihat dari sisi positifnya tentu dengan kemajuan teknologi apabila dimanfaatkan dengan baik, maka berdampak pada efisiensi dan efektifitas terciptanya olahraga berbasis teknologi.

                Materi tentang aktifitas fisik perlu dibahas dalam setiap moment dalam rangka meningkatkan derajat kualitas hidup manusia, karena dihadapkan dengan hasil Survey WHO sampai dengan 2017, telah meriset secara sampling bahwa manusia secara utuh dalam kondisi kritis atau mengalami penyakit kurang gerak yang diakibatkan salah satunya adalah hal ini ditandai tingginya tingkat obesitas serta rentannya terkena penyakit kronis. Begitu dahsyatnya arus modernisasi digital saat ini yang lebih menganggap bahwa olahraga hanya dapat membuang waktu saja tanpa memikirkan nilai manfaat secara Hakiki tentang Olahraga dapat mambangun prestasi serta mampu merubah perilaku manusia ke arah positif.

                Agar dapat menjawab persoalan yang menjadi polemik terhadap pemahaman apa itu olahraga, maka tentunya perlu dikupas secara  sinergitas bahwa olahraga membawa dampak kepada kesehatan. Secara umum pengertian olahraga adalah sebagai salah satu aktifitas fisik maupun psikis seseorang yang berguna untuk menjaga dan meningkatkan kualitas seseorang. Pernyataan tersebut diambil dari berbagai pengertian olahraga dari berbagai ahli yang intinya mengarah pada tingkah laku aktif yang menggiatkan metabolisme serta mempengaruhi manfaat kelenjar didalam badan untuk menghasilkan sistem kekebalan badan dalam usaha menjaga badan dari masalah penyakit dan stress. Untuk itu ditekankan kepada setiap perorangan/individu agar melakukan aktifitas gerak secara teratur.

                Sejauh mana olahraga dapat memberikan andil dalam meningkatkan kualitas hidup manusia. Dalam kehidupan sehari – hari manusia tidak terlepas daripada gerak. Tiada hidup tanpa gerak dan apa guna hidup bila tak mampu bergerak. Memelihara gerak adalah mempertahankan hidup, begitupula meningkatkan kemampuan gerak adalah meningkatkan kualitas hidup.

                Olahraga adalah serangkaian gerak raga yang teratur dan terencana yang bersifat terus menerus dan dapat dinikmati setelah melakukannya dalam jangka panjang. Sebab dampak dari dengan kita melakukan olahraga dapat merangsang pertumbuhan dan perkembangan fungsional jasmani, rohani dan sosial. Struktur anatomis-anthropometris dan fungsi fisiologisnya, stabilitas emosional dan kecerdasan intelektualnya maupun kemampuan bersosialisasi dengan lingkungannya nyata lebih unggul khususnya pada generasi muda yang aktif mengikuti olahraga.

                Kemudian bagaimana cara membangun motivasi untuk terus melakukan olahraga. Pada dasarnya motivasi bisa berasal dari dalam diri (intrinsik) dan dari luar kita (ekstrinsik). Yang dimaksud intrinsik disini adalah motivasi melakukan olahraga karena suatu alasan seperti halnya untuk kesehatan, menurunkan berat badan atau mengurangi stres, begitu pula sebaliknya motivasi ekstrinsik timbul karena pengaruh gaya hidup teman atau harga diri. Kegiatan yang didasari oleh dalam diri tentunya dapat memberikan hasil yang lebih baik dan bertahan lama.  Hal – hal yang perlu dilkukan untuk menjaga motivasi agar tetap berolahraga, diantaranya:

1)            Perkaya diri dengan ilmu pengetahuan tentang olahraga, bisa melalui buku-buku, majalah, maupun tanya jawab dengan para ahli tentang mamfaat melakukan olahraga.

2)            Bergaul dengan orang-orang pecinta olahraga dan memiliki pola gaya hidup sehat.

3)            Membuat catatan kecil pada suatu waktu luang diluar aktivitas harian untuk membuat renungan mengenai tujuan melakukan olahraga, seperti halnya “ Saya melakukan olahraga untuk sehat dan kuat, menurunkan berat badan,  serta ingin umur panjang agar dapat berkumpul dengan keluarga.

4)            Jadikan teman dekat untuk selalu mendampingi dalam setiap olahraga, agar membuat anda selalu senang dan bahagia melakukan latihan.

5)            Harus menentukan target. Tentunya untuk mengawali suatu aktifitas olahraga harus dilakukan secara berjenjang, dari yang ringan/mudah dicapai, dan lambat laun latihan ditingkatkan sesuai dengan kemampuan tubuh.

6)            Buatlah olahraga se-menarik mungkin dan yang paling disukai, jangan melakukan olahraga dengan keadaan terpaksa terpaksa.

7)            Mengganti jenis olahraga yang monoton karena olahraga kurang bervariasi membuat cepat bosan dan menjemukan.

8)            Berilah penghargaan pada diri anda, dimana setelah melakukan olahraga agar mawas diri untuk menjaga mutu maka setelah aktifitas dapat memanjakan diri atau relaksasi di tempat kolam renang panas. Namun jangan sekali – kali tergiur dengan nikmatnya makanan yang kurang terkontrol, biasanya semakin kita melakukan olahraga juga menambah nafsu makan yang berlebihan, sehingga aktifitas olahraga yang dilakukan akan sia-sia.

                Maka dari itu perlu dipahami bahwa setiap aktifitas gerak tubuh tentu memperoleh keuntungan atau manfaat yang sangat luar biasa. Dengan olahraga secara teratur 3-4 kali dalam seminggu bahkan diyakini dapat mengurangi resiko kematian yang disebabkan oleh sejumlah penyakit, seperti jantung dan kanker hingga 70%. Dengan melakukan aktivitas fisik ini, dapat mencapai tingkat kebugaran yang sama dengan orang yang tidak aktif berolahraga yang usianya 10-20 tahun lebih muda dari anda. Berikut disampaikan beberapa manfaat olahraga dalam melawan penyakit dan bentuk olahraga yang dianjurkan, antara lain :

1)            Penyakit Jantung.  Jantung dan olahraga merupakan komponen tubuh yang tidak bisa dipisahkan. Untuk memiliki jantung yang sehat maka diperlukan olahraga yang teratur. Dengan olahraga mampu mempercepat pemulihan dan pencegahan lebih lanjut bagi diri anda, dimana fungsi pembuluh darah untuk memompa darah akan meningkat. Jenis olahraga yang dianjurkan adalah Yoga, Senam dan aerobik.

2)            Kolesterol. Olahraga dapat mengendalikan kadar kolesterol tubuh dan meningkatkan kolesterol baik. Olahraga yang dianjurkan  seperti jalan kaki, jogging, lompat tali, bersepeda, aerobik yang low-impact, dan berenang.

3)            Tekanan darah.  Olahraga dapat membawa dampak bagi penderita tekanan darah, karena dengan berolahraga dapat memperlancar serta memperbaiki sirkulasi darah. Jenis olahraga yang dianjurkan adalah sebaiknya melakukan olahraga dengan sedikit pembebanan seperti berlari membawa beban seperti air minum @ 600 ml di masing – masing tangan.

4)            Diabetes.  Selain pola makan setiap hari yang dikonsumsi,penderita diabetes harus melakukan aktifitas fisik. Dengan berolahraga mampu mengintrol gula darah atau meningkatkan sensitifitas insulin sehingga proses glukosa darah meningkat dan otomatis kadar gula darah berkurang. Olahraga yang dianjurkan seperti jalan cepat, senam aerobik, renang dan bersepeda, tenis.

5)            Kesehatan mental.  Manfaat lain yang didapat dari berolahraga yaitu menghilangkan stres, memperbaiki stamina, meningkatkan kualitas tidur dan memudahkan seseorang untuk berkonsentrasi. Bahwa dengan berolah raga dapat membantu seseorang mengurangi kegelisahan hati dan bahkan dapat melawan kemarahan. Olahraga juga terbukti manjur dalam meningkatkan hormon penumbuh rasa bahagia dalam otak kita, seperti adrenalin, serotonim, dopamin dan endorphin yang merupakan pembunuh nomor satu penyakit hati. Olahraga yang dianjurkan adalah aerobik seperti berjalan kaki, bersepeda, renang, joging, dan yoga.

Dari semua bahasan diatas dapat ditarik suatu kesimpulan bahwasanya olahraga sangatlah penting untuk kelangsungan hidup manusia. Ibarat suatu mobil, jika tidak dirawat secara teratur maka mesin sebagai motor gerak, rentan berkarat dan terjadi pengendapan yang berpengaruh pada tersumbatnya aliran bahan bakar dan pelumas, begitu pula yang terjadi dalam tubuh manusia dimana Jantung dan paru sebagai mesin utama memiliki peranan  dalam melakukan proses metabolisme tubuh dapat berjalan baik atau tidaknya, sehingga tidak ada pilihan lain, kita sebagai insan manusia yang memiliki pemikiran logis tentunya derajat hidup yang sehat dan berkualitas untuk kelangsungan hidup masa yang akan datang. (#NFRJianbang)

 




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

Write a comment

Ada 11 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment