Asistensi Teknik oleh Dislitbang AD di Dinas Jasmani TNI AD
Asistensi Teknik oleh Dislitbang AD di Dinas Jasmani TNI AD

By Administrator 23 Jun 2020, 16:37:44 WIB Subdisjianbang
Asistensi Teknik oleh Dislitbang AD di Dinas Jasmani TNI AD

Gambar : Asistensi Teknik oleh Dislitbang AD di Dinas Jasmani TNI AD


Asistensi Teknik Dislitbang AD dilaksanakan kepada Subdisjianbang Dinas Jasmani TNI AD yang sedang melaksanakan penelitian untuk TA 2020. Asistensi teknis yang dilaksanakan merupakan suatu kegiatan yang diberikan kepada satuan penyelenggara Litbanghan agar terlaksana dengan benar dan tepat waktu.

Penelitian yang dilaksanakan Subdisjianbang Disjasad dengan dipimpin oleh Kasubdisjianbang Kolonel Inf. Drs. M.Sigit Saksono, M.M. adalah tentang Pengaruh Tingkat Kesegaran Jasmani dan Postur Ektremitas Bawah Terhadap Cidera Stres Fraktur Prajurit Siswa Pria/Wanita Selama Mengikuti Pendidikan Pertama Taruna/I, Pa Pk, Bintara Dan Tamtama Tahap I (Dikma) TA. 2020. Sedangkan Asistensi Teknik yang dilaksanakan oleh Dislitbang AD kepada Disjasad akhir semester I 2020 dengan dipimpin oleh Letkol. Inf. Drs. Ign heri Darmawan, M.Si. ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan pendampingan dalam kegiatan penelitian yang dilaksanakan oleh Subdisjianbang Disjasad sesuai dengan tugasnya yaitu Litbanghan sebagai subsistem dari sistem jaringan informasi Litbang pertahanan negara dalam hal membina, mengembangkan dan menyebarluaskan informasi Litbang yang dilaksanakan di lingkungan Kemhan dan TNI.

Penelitian Subdisjianbang Disjasad yang dilaksanakan di Tahun 2020 ini diangkat berdasarkan seringkali ditemukannya kasus stress fraktur yang terjadi pada siswa di lembaga pendidikan militer. Tujuan penelitian ini berusaha untuk mengetahui dan mengidentifikasi karakteristik faktor-faktor terkait peningkatan resiko cidera stres         fraktur pada prajurit pria/wanita selama menjalani program latihan dasar militer/ pendidikan pertama Tahap I (Dikma) di sebuah instalasi pelatihan militer (Lemdikpus dan Lemdikrah Angkatan Darat) Pria/wanita. Beberapa sasaran yang dilaksanakan untuk mengambil data yaitu di Kodam Jaya, Kodam III/Siliwangi, Kodam IV/Diponegoro, Kodam V/Brawijaya, Kodam IX/Udayana, Kodam IM, Pusdikkowad dan Akmil. Hal tersebut menggugah peneliti Olahraga dan Jasmani Disjasad untuk mengadakan penelitian tentang stress fraktur yang banyak terjadi di lembaga pendidikan selama ini.

Berkaitan dengan permasalahan yang ditemukan di Lemdik yaitu tingginya angka dan kasus kejadian cidera stres fraktur maka Subdisjianbang Disjasad bermaksud ingin menggali lagi penelitian yang sejalan dengan itu tentunya bukan dari relevansi di bidang kesehatan yang secara khusus meneliti keterkaitan faktor disfungsi mentruasi, densitas tulang (Bone Mineral Density), estrogen dan konsumsi kalsium (Calcium intake), akan tetapi peneliti akan memfokuskan  terkait faktor pencetus cidera stress fraktur yang relevansinya dengan faktor-faktor instrinsik antropometrik seperti; rendahnya tingkat kesegaran jasmani (physical fitness) terkait riwayat aktifitas fisik (history  of activity or inactifity) dan keadaan struktur anatomi atau postur bagian bawah (the postural of lower extremities) termasuk riwayat cidera musculoskeletal sebelumnya.

Asistensi teknik yang dilaksanakan oleh Dislitbang AD tersebut sekaligus untuk mengadakan perencanaan ulang tentang perubahan anggaran yang terjadi setelah revisi anggaran Negara akibat wabah atau pandemi Covid 19 yang tentunya berpengaruh terhadap seluruh aspek anggaran belanja Negara di seluruh bidang.

Dengan asistensi teknik yang diberikan oleh Dislitbang AD tersebut diharapkan mampu memberikan pedoman dan dukungan signifikan terhadap penelitian atau kajian serta pengembangan yang dilaksanakan secara terus menerus ataupun secara kontinyu oleh Subdisjianbang Dinas Jasmani TNI AD untuk kemajuan Jasmani TNI AD.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment